Rabu, 22 Maret 2017

GEMPAR SUDAH..!! Ada Apakah??? Kokam Se-Indonesia akan kepung Gedung KPK

 


Nuansapena.com – Kokam seluruh Indonesia dikabarkan siap datang ke Jakarta untuk kepung Gedung KPK, hal ini berdasar pada Himbauan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah kepada sahabat Kokam dan Pemuda Muhammadiyah Seluruh Indonesia untuk bergabung bersama di jakarta dalam Aksi #KawalKPKberani, rencananya aksi akan dilaksanakan pada hari Jumat  24 Maret 2017 berlokasi di Gedung KPK Jakarta.

Akasi Kawal KPK berani akan dilanjutkan dengan Sholat Jum’at di halaman gedung KPK RI. dilansir dari sangpencerah.id bahwa aksi tersebut membawa tiga tuntutan yaitu :

Pertama, mengawal dan menagih “hutang” KPK terkait dengan pengusutan dugaan suap Rp. 100.000.000,- terhadap Suratmi (istri alm. Siyono), terkait dengan kematian Siyono yang dilakukan oleh Densus 88 Kepolisian RI.

Kedua, mendukung dan mendesak KPK untuk berani mengusut tuntas Kasus bancakan dan korupsi E-KTP yang melibatkan banyak pihak, KOKAM Pemuda Muhammadiyah akan mengawal sepenuhnya KPK dari upaya tekanan Politik dari berbagai pihak untuk melakukan intervensi terhadap penanganan kasus ini.

Ketiga, KOKAM Pemuda Muhammadiyah “MENOLAK REVISI UU KPK” yang terang berupaya membunuh KPK. Dan, KOKAM Pemuda Muhammadiyah akan berdiri bersama semua karyawan dan Penyidik KPK untuk mengawal agar KPK tetap berani melawan semua upaya “pembunuhan” terhadap KPK dan pelemahan terhadap agenda gerakan antikorupsi karena korupsi adalah kejahatan peradaban yang merampas Hak Kemanusiaan.

Sebagai catatan, Pasukan KOKAM Pemuda Muhammadiyah diminta untuk mengenakan seragam lengkap KOKAM. Dan untuk aktifis Pemuda Muhammadiyah mengenakan atribut Jaket KOKAM atau atribut Pemuda Muhammadiyah lainnya. (sp/red).

Aksi yang akan dilakukan ini tentunya bukan aksi brutal yang sangat bertolak belakang dengan nilai-nilai luhur yang ditanamkan Muhammadiyah atau pemuda Muhammadiyah kepada para pengikut dan anggota, namun aksi ini bertujuan demi kebaikan bersama, antara masyarakat bangsa dan negara.

1 komentar:

  1. Setiap minggu ribuan TKW di Singapore, bersama cowok Banglades di Sungei Kallang Singapore, bermain di hotel2, di East Coast Park, Paya Lebar, TKW di anggap perempuan murahan, simpanan dan mudah di pakai buang olih cowok Bangla, memalukan nama bangsa Indonesia dan agama, gara2 berjauhan dari keluarga, maka berlaku pergaulan dan seks bebas TKW dan cowok Bangladesh, yg jug pekerja buruh kasar di Singapore.
    Jokiwo, MUI, Mendagri, KBRI dan para pendakwah harus bertindak, pelihara nama baik bangsa dan banteras maksiat dan zina yg berleluasa dan sex bebas perlakuan TKW, yg bukn hanya keluar Negara mencari rzki tapi juga sebagai pemuas nafsu kaum Bangla.
    Maksiat juga berlaku pada bulang Ramadhan tanpa segan silu dan tiada pihak yg memberi teguran dan membendungnya.
    Setiap tahun ratusan TKW abirsi, gara2 malu dgn anak luar nikah.
    Ayuh ‘beramal makruf, nahi mungkar’ banteras kemaksiatan dan penzinaa yg berleluasa dikalangan TKW di Singapore yang sudah hilang harga diri.

    BalasHapus